Oleh: hadir4hm4n | 4 Juli 2008

Lihatlah Spanyol dan Turki

Kemeriahan pesta sepakbola EURO 2008 Austria-Swiss telah usai. Telah sama-sama kita ketahui hasilnya menempatkan Tim Matador Spanyol sebagai sang juara mengalahkan Tim Panser Jerman dengan skor 1-0 lewat gol yang dicetak Fernando “el nino” Torres.

Selama perhelatan akbar tersebut, Spanyol memang pantas menjadi juara, karena tampil konsisten selama turnamen berlangsung, mereka tak terkalahkan, hanya Italia yang mampu menyulitkan mereka dan akhirnya pun Italia tak mampu membendung langkah Spanyol, hingga akhirnya Spanyol berjaya.

Kalau kita melihat komposisi pemain Spanyol yang dibawa pelatih Luis Aragones tergolong mini untuk ukuran badan pemain eropa. Rata-rata tinggi badan pemain Spanyol hanya 180 cm. bandingkan dengan Jerman yang rata-rata tinggi badan pemainnya 185 cm. Jadi tidak salah tajuk pertarungan final antara Jerman vs Spanyol sebagai Raksasa melawan Kurcaci. Tapi rupanya tinggi badan tidak menghalangi dan bukan jaminan tim akan kuat dan menang. Itu dibuktikan Spanyol dengan mampu mengalahkan Jerman. Juga Turki yang berhasil melaju sampai semifinal, padahal ukuran pemain Turki juga kalah dibanding ukuran pemain eropa.

Jadi, tinggi badan bukan menjadi penghalang sebuah tim sepakbola untuk berprestasi. Bagi timnas Indonesia bisa mencontoh Spanyol, Turki, dan Korea Selatan yang berhasil dalam turnamen walau mempunyai pemain yang bertubuh rata-rata mini.

So, tetap berjuang dan semangat untuk timnas Indonesia.

Bravo sepakbola nasional!

Bravo Timnas Indonesia!


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: